Oke teman teman semua, menjawab
beberapa permintaan yang masuk ke page kita tercinta ini agar ada
bahasan tentang home recording, untuk itu kami akan mencoba berbagi
beberapa tips tentang pengoptimalan PC untuk kebutuhan Audio sebagai
awalnya. Hal ini kami pikir sangat penting untuk para penggiat home
recording (HR).
Beberapa tips dan langkah dibawah ini bisa
didapat dari beberapa situs web spesialis audio PC namun kami berusaha
merangkum semuanya untuk teman teman disini. Tenang aja, ini porsi
komplit lho, bukan porsi asal comot. Dan kami pun telah mempraktekannya
pada PC kami selama kurang lebih 4 tahun.
Catatan:
Instruksi-tips di bawah ini terutama untuk pengguna Windows XP. Jika
anda menggunakan PC untuk pekerjaan audio, sebaiknya gunakan Windows XP,
kenapa XP? Karena XP telah dikenal sebagai OS (Operating System)
kepunyaan Windows yang paling stabil dalam hal multimedia.
1. GUNAKAN WINDOWS HARDWARE PROFILE
Jika
PC anda selain untuk home recording juga digunakan untuk keperluan
internet (browsing, chat dll) sebaiknya menggunakan 2 bh profile
terpisah untuk2 fungsi tadi karena pada beberapa kasus hal ini bisa
menyebabkan satu fungsi (terutama audio) tidak berjalan baik. Contohnya
Ethernet Card bisa jadi berbagi IRQ dengan Fire Wire Controller dan bisa
menyebabkan fungsi Fire Wire audio interface terganggu. Buatlah dua
profile dimana diprofil 1 untuk musik dengan Ethernet Controller di non
aktifkan (disable) dan pada profil lainnya, untuk penggunaan browsing
atau LAN, Ethernet Controller diaktifkan (enable) alias normal.
START
→CONTROL PANEL, buka System control panel. Klik tab Hardware dan klik
juga pada tombol Hardware Profile di bawah kotak dialog, anda akan
melihat kotak dialog hardware profiles seperti gambar dibawah ini
Hardware Profile
Jika
PC masih standar maka akan terdapat hanya satu profil saja, untuk
membuat profil baru,pilih Copy lalu beri nama (Rename) profil yang baru
di copy dengan nama sesuai pilihan anda, misalnya MUSIK. Dibawahnya ada
beberapa opsi yang bisa anda sesuaikan sendiri. Klik OK, lalu restart PC
dan pilih profil yang baru saja anda buat.
Catatan:
Sangat disarankan untuk melakukan langkah pertama ini karena dengan ini
PC jadi mempunyai satu profil yang berjalan normal untuk pemakaian
normal dan satunya untuk audio, dimana beberapa hardware device yang
tidak diperlukan di non aktifkan.
2. DISABLE BACKGROUND APPLICATIONS
Beberapa
aplikasi dapat berjalan di belakang sistem dan mempengaruhi kualitas
performa audio PC anda, untuk itu baiknya beberapa aplikasi yang tidak
diperlukan ditutup saja. Untuk melihat semua aplikasi yang berjalan klik
Control + Alt + Del bersamaan maka akan terbuka Windows Task Manager,
klik tab Applications maka aplikasi yang berjalan akan terlihat.
Namun
beberapa aplikasi akan muncul kembali bila PC di restart maka jika
langkah ini kurang berguna, kita dapat menutupnya secara permanen:
START→Run, ketik msconfig dan OK, maka Windows XP System Configuration Utility akan terbuka.
System Configuration Utility
Pada
tab Startup akan terlihat beberapa aplikasi yang berjalan dan bisa
menyebabkan performa audio berkurang. Anda harus menutup beberapa
aplikasi yang tidak dibutuhkan.Jika anda tidak mengenal satu item, kami
sarankan untuk membiarkannya berjalan untuk amannya.
Catatan khusus mengenai anti virus
Aplikasi
anti virus adalah aplikasi yang sangat dibutuhkan PC, namun berefek
besar pada penggunaan RAM dan secara signifikan bisa mengurangi performa
audio. Aplikasi ini sendiri sangat dibutuhkan saat startup. Solusinya
adalah nonaktifkan aplikasi ini jika anda ingin mengerjakan audio baik
untuk performing maupun recording karena memang anda tidak terhubung
dengan internet pada saat yang bersamaan, tapi jangan lupa juga untuk
mengaktifkannya kembali jika PC ingin digunakan untuk browsing dll.
Solusi kedua adalah memilih aplikasi anti virus yang membutuhkan sumber
daya memori yang kecil, antaral lain norton, mc afee atau yang gratisan
seperti avg.
3. ENABLE DMA (DIRECT MEMORY ACCESS) FOR IDE HARD DISKS
Direct
memory access berfungsi untuk agar hard drive komputer bisa
mengirim/transfer data tanpa harus mengganggu kinerja CPU alias tidak
mengganggu performa audio. Mengaktifkan/enabling DMA dalam IDE hard
drives memberikan performa kerja PC yang jauh lebih baik, dalam HR, kita
bisa membuat track recording yang lebih banyak.
Di lain sisi,
menonaktifkan/disabling DMA akan membuat performa audio jadi kurang
baik, banyak gangguan seperti bunyi 'klik' atau beberapa bagian diulang
terus (repeated).
Untuk melihat apakah DMA aktif atau tidak, klik
Start->Control Panel. Sebaiknya ubah dulu tampilkan kontrol panel ke
style Classic View.
Control Panel dalam Category View
Control Panel dalam Classic View
Jika
sudah, klik 2x System lalu klik Hardware tab untuk memilih, kemudian
klik tombol Device Manager, ini akan membuka jendela Device Manager yang
berisi seluruh Hardware device yang terinstall di komputer.
Klik tanda + disamping IDE ATA/ATAPI controllers untuk mengecek IDE hard drives controllers.
ATA/ATAPI contoller pada Device Manager
Klik
2x satu persatu Primary dan Secondary IDE channels untuk membuka
jendela Properties nya masing masing channel, kemudian klik Advance
Settings untuk melihat setting DMAnya, seperti yang terlihat di bawah
ini
Primary IDE channel Properties
Pilih semua menjadi'DMA if available' dalam Transfer Mode PC anda.
4. Optimize Performance for Background Applications
Windows
XP didisain untuk memberikan perhatian lebih pada aplikasi yang sedang
dikerjakan dengan cara memberikan sumber daya yang lebih banyak
dibanding apada aplikasi yang berjalan di belakang sistem (background
applications). Namun pada pekerjaan audio, beberapa aplikasi yang
berjalan di belakang ini musti dioptimalkan, contohnya adalah driver
soundcard anda. Untuk itu, langkah no.2 diatas harus dijalankan dengan
baik, artinya jangan sampai ada aplikasi yang tidak dibutuhkan tapi
berjalan/aktif.
Klik Start->Control Panel, klik 2x pada
Systems, setelah terbuka klik Advance tab lalu klik tombol Settings.
Anda akan melihat Performance section, lalu klik Advance tab lainnya,
dimqna akan terlihat seperti gambar di bawah ini
Performance Option Windows
Di
tabel tersebut, pada opsi Adjust for the best performance of:
Background Services. Jika selesai,klik OK dan restart komputer anda.
5. KURANGI GRAPHICS ACCELERATION YANG BERLEBIHAN
Salah
satu tips manjur dalam mengoptimalkan kinerja audio pada PC anda adalah
mengurangi bandwidth dari sumber daya sistem pc untuk menyuplai graphic
card. Sehingga audio card anda menjadi lebih stabil kinerjanya.
Klik Start ->Control Panel, klik 2x pada Display, setelah terbuka klik tombol Advance kemudian klik Troubleshoot tab
Setting Graphic Acceleration
Adjust/sesuaikan
level tampilan graphic card anda disini, menurunkannya sedikit ke arah
'None'akan membuat graphic card anda bekerja lebih efisien, tetapi jika
menurunkannya lebih jauh akan membuat layar display anda menurun
kualitasnya.
Clue:Tampilan PC kami yang
khusus untuk recording dan rekaman adalah tampilan pc jadul, ini kami
korbankan sedikit untuk mendapatkan performa audio yg maksimal hehehe
6. DEFRAGMENT HARD DRIVE SECARA RUTIN
Untuk menghindari masalah kinerja PC dan juga mengoptimalkan kinerja audio, defragment lah harddrive anda dengan rutin.
Klik
Start-> MyComputer, kemudian klik explore, pada layar explorer akan
terlihat drive-drive anda (misal C:, D: dst), klik kanan (satu persatu)
lalu klik Properties, kliktab Tools kemudian klik Defragment now untuk
memulai proses defragment. Ulangi langkah tadi pada tiap tiap hard
drive.
Disk Defragmenter
7. MATIKAN FITUR SPEEDSTEP DAN CPU THROTTLING
Fitur
speedstep dan cpu throttling, yang biasanya ditemukan di laptop, adalah
teknologi yang yang membuat batere PC bertahan lebih lama dengan
mengubah kecepatan kerja processor, kecepatan prosessor disesuaikan,
lebih cepat atau lambat, sesua idengan jenis aplikasi yang sedang
bekerja. Fitur ini sangat bermanfaat namun dapat mengakibatkan beberapa
gangguan serius pada kinerja audio, karena disaat processor menjadi
dinamis, justru kinerja audio membutuhkan processor speed yang stabil.
Gangguan yg ditimbulkan oleh dinamika ini adalah noise, atau muncul
distorsi pada hasil recording dll.
Untuk melihat processor speed
PC anda, klik Start->Control Panel, buka System, lalu klik General
tab. Kecepatan proessor anda akan muncul dibawah pada layar display.
System Properties
Untuk mematikan fitur ini, anda bisa memakai aplikasi gratis bernama Speedswitch XP, dapat didownload di
http://www.diefer.de/speedswitchxp.
Aplikasi
ini berfungsi untuk mengontrol bagaimana Windows XP menggunakan
teknologi SpeedStep nya. Anda dapat mengatur semua fungsi power saving
dimana settings ini tidak bisa di akses dari Control Panel.
Dengan
aplikasi ini anda bisa mengeset kerja seimbang antara penghematan
baterai dan kinerja PC,tetapi dalam optimalisasi fungsi audio, sebaiknya
di set untuk maksimal dalam kinerja komputer dan menonaktifkan fitur
saving energy. Begini caranya:
Setelah download dan
install akan muncul ikon bendera di system tray. Klik 2x untuk mengakses
programnya, lalu akan tampil layar seperti berikut:
Speedswitch XP
Pada
bagian main power option, di kolom CPU speed pilih Max. Performance.
Pada kolom Display timeout, Disk timeout, Enter standby, Enter
hibernation pilih Never.
8. Mengatur Visual Effect Modes
Tips
lain adalah mematikan fitur graphic yang tidak dibutuhkan seperti “jam
pasir”, “lonceng”dll. Ini dapat menghindari gangguan pada kinerja audio
ketika –misal- anda membuka satu menu dari layar aplikasi audio anda.
Pertama
anda harus mengatur cara windows xp dalam memenej visual effect nya.
Start → control panel, buka System. Klik Avance tab, lalu klik tombol
Settings dalam Performance Section. Klik tab Visual Effect lalu pilih
Adjust for best performance.
Performance Option
Jangan
kaget, langkah ini akan membuat tampilan komputer anda seperti komputer
jadul,tapi pasti performa audio PC anda akan bertambah baik.
Lalu
matikan pula fitur ‘Transition Effects’ pada PC anda, klik Start→Control Panel, buka Display. Lalu pilih Appearance tab dan klik tombol Effects.
Effect Setting Pop up window
Hilangkan
tanda centang pada bagian ‘Use the following transition effect for
menus and tooltips’dan juga pada bagian ‘Use the following method to
smooth edges of screen fonts’,bisa pula hilangkan tanda centang pada
‘Show shadows under menus’. Setelah selesai, klik OK untuk
mengaplikasikan perubahan tadi.
Nah, mumpung kita masih di bagian Display, ada baiknya untuk sekalian
menonaktifkan screen saver.
Ga banyak pengaruh, tapi akan jadi lucu lho kalau pas laptop dibawa ke
panggung, tiba tiba screen saver muncul seperti pengalaman beberapa
teman kami dan kami sendiri. Pada Display Properties, klik tab Screen
Saver, lalu pilih None pada drop down menu.
Kemudian,
ada lagi satu langkah di bagian display yang bisa banyak menghemat power
untuk graphic sehingga kinerja audio bisa maksimal, yaitu menurunkan
kualitas warna layar PC anda. Jangan takut, beberapa aplikasi masih
terlihat baik dalam setting ini. Dalam Display Properties, klik Settings
tab dan ubah kualitas warna menjadi Medium (16bit) dalam dropdown menu.
Adjusting Colour Quality
(bersambung)